Kamis, 03 Juni 2021

manajemen kelas

Nama: BAYU

Nim: 11901105

Manajemen kelas adalah ketentuan dan prosedur yang diperlukan guna menciptakan dan memelihara lingkungan tempat terjadi kegiatan belajar dan mengajar. Manajemen kelas juga dapat diartikan sebagai perangkat perilaku dan kegiatan guru yang diarahkan untuk menarik perilaku siswa yang wajar, pantas, dan layak serta usaha dalam meminimalkan gangguan Manajemen Kelas merupakan usaha guru untuk menata dan mengatur tata-laksana kelas diawali dari perencanaan kurikulum, penataan prosedur dan sumber belajar, pengaturan lingkungan kelas, memantau kemajuan siswa, dan mengantisipasi masalah-masalah yang mungkin timbul di kelas. Menurut Nawawi (1982:115), manajemen kelas adalah kemampuan guru atau wali kelas dalam mendayagunakan potensi kelas berupa pemberian kesempatan yang seluas-luasnya pada setiap personal untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang kreatif dan terarah, sehingga waktu dan dana yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efisien untuk melakukan kegiatan-kegiatan kelas yang berkaitan dengan kurikulum dan perkembangan murid. Menurut Arikunto (1992:67), manajemen kelas adalah suatu usaha yang dilakukan oleh penanggung-jawab kegiatan belajar-mengajar atau yang membantu dengan maksud agar dicapainya kondisi yang optimal, sehingga dapat terlaksana kegiatan belajar seperti yang diharapkan. 

Tujuan pengelolaan kelas pada hakikatnya telah terkandung dalam tujuan pendidikan. Secara umum tujuan pengelolaan kelas adalah penyediaan fasilitas bagi bermacam-macam kegiatan belajar siswa dalam lingkungan sosial, emosional, dan intelektual dalam kelas. Fasilitas yang disediakan itu memungkinkan siswa belajar dan bekerja, terciptanya suasana sosial yang memberikan kepuasan, suasana disiplin, perkembangan intelektual, emosional dan sikap serta apresiasi pada siswa. 

Tujuan manajemen kelas adalah sebagai berikut 

  1. Agar pengajaran dapat dilakukan secara maksimal, sehingga tujuan pengajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien.
  2. Untuk memberi kemudahan dalam usaha memantau kemajuan siswa dalam pelajarannya. Dengan Manajemen Kelas, guru mudah untuk melihat dan mengamati setiap kemajuan/ perkembangan yang dicapai siswa, terutama siswa yang tergolong lamban. 
  3. Untuk memberi kemudahan dalam mengangkat masalah-masalah penting untuk dibicarakan dikelas demi perbaikan pengajaran pada masa mendatang. 

Kamis, 27 Mei 2021

Perkembangan peserta didik

Perkembangan beserta didik, Jadi dapat diartikan sebagai
perubahan-perubahan yang dialami oleh individu atau organisme menuju tingkat
kedewasaannya yang berlangsung secara sistematis, progresif dan
berkesinambungan baik fisik maupun psikis. Sisteatis mempunyai aarti bahwa
perkembangan yang terjadi adalah perkembangan yang teratur atau tersistem.
Sementara progresif mempunyai arti bahwa perubahan yang terjadi dalam
perkembangan ke arah yang lebih baik atau maju dan berkesinambungan diartikan
bahwa perubahan yang terjadi saling berkait antara sebelumnya dan sesudahnya
terjadi perubahan.

Perkembangan dapat ditujukan
dengan munculnya atau hilangnya, bertambah atau berkurangnya bagian-bagian,
fungsi-fungsi atau sifat-sifat psikofisis, baik secara kuantitatif maupun
kualitatif, yang sampai batas tertentu dapat diamati dan diukur dengan
mempergunakan teknik dan instrument yang sesuai. Contoh perkembangan proses
berpikir, kemampuan berbahasa dan lain-lain.

Kamis, 22 April 2021

kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh seorang guru profesional

kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh seorang guru profesional. Seorang guru profesional harus memiliki empat kompetensi dasar dalam pendidikan. Empat kompetensi dasar ini diantaranya adalah kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kompetensi kepribadian

1. Profesional

Kompetensi profesional adalah kemampuan seorang guru dalam mengelola proses belajar mengajar. Kemampuan mengelola pembelajaran didukung oleh pengelolaan kelas, penguasaan materi belajar, strategi mengajar dan penggunaan media belajar.

2. Pedagogik

Kompetensi pedagogik berkaitan erat dengan kemampuan guru dalam memahami proses pembelajaran. Pembelajaran yang berlangsung di ruang kelas bersifat dinamis. Ini dapat terjadi karena komunikasi atau interaksi timbal balik antara guru dengan siswa dan siswa dengan siswa. Keberagaman siswa didalam kelas juga akan memerlukan keterampilan seorang guru dalam mendisain program pembelajaran.


3. Sosial

Kompetensi sosial adalah kemampuan guru sebagai pendidik untuk berkomunikasi dan berinteraksi yang baik dengan warga sekolah maupun warga dimana guru berada. Kemampuan sosial ini dapat dilihat melalui pergaulan sosial guru dengan siswa, rekan sesama guru maupun dengan masyarakat dimana ia berada.

4. Kepribadian

Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, seorang guru harus menunjukkan sikap dan kepribadian yang baik. Guru yang patut ditiru merupakan filosofi yang menunjukkan kemampuan kepribadian. Ditiru karena guru diyakini mempunyai ilmu yang bermanfaat bagi kelangsungan hidup siswanya. Seorang guru ditiru karena pada diri guru terdapat sikap dan pribadi yang baik.

https://www.sman1tualang.sch.id/news/4-kompetensi-dasar-yang-harus-dimiliki-guru-profesional.html

Kamis, 15 April 2021

BAHAN AJAR

Nama: Bayu
Nim; 11901105
Kelas: Pai 4A

BAHAN AJAR

Menurut National Centre for Competency Based Training (2007), pengertian bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru atau instruktur dalam melaksanakan proses pembelajaran. Bahan yang dimaksudkan dapat berupa bahan tertulis maupun tidak tertulis.Pandangan dari ahli lainnya mengatakan bahwa bahan ajar adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis, baik tertulis maupun tidak tertulis, sehingga tercipta suatu lingkungan atau suasana yang memungkinkan siswa belajar. Sementara menurut Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas (2008:6), pengertian bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.Bahan yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis.Berdasarkan definisi-definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar merupakan komponen pembelajaran yang digunakan oleh guru sebagai bahan belajar bagi siswa dan membantu guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. 

Jenis-Jenis Bahan Ajar dalam pengelompokannya bahan ajar di bagi menjadi 5 jenis kelompok besar:

1.Bahan ajar yang tidak diproyeksikan seperti foto, diagram, display, model;

2.Bahan ajar yang diproyeksikan, seperti slide, filmstrips, overhead transparencies, proyeksi komputer;

3.Bahan ajar audio, seperti kaset dan compact disc;

4.Bahan ajar video, seperti video dan film;

5.Bahan ajar (media) komputer, misalnya Computer Mediated Instruction (CMI), Computer based Multimedia atau Hypermedia.

Bahan Ajar Cetak dan Non Cetak

Jenis bahan ajar cetak yang dimaksud dalam buku materi pokok ini adalah modul, handout, dan lembar kerja. Sementara yang termasuk kategori jenis bahan ajar noncetak adalah realia, bahan ajar yang dikembangkan dari barang sederhana, bahan ajar diam dan display, video, audio, dan overhead transparencies (OHT). Bahan ajar memiliki beragam jenis, ada yang cetak maupun noncetak. Bahan ajar cetak yang sering dijumpai antara lain berupa handout, buku, modul, brosur, dan lembar kerja siswa. Di bawah ini akan diuraikan penjelasan terkait jenis-jenis bahan ajar.

1. BUKU

Buku adalah sejumlah lembaran kertas baik cetakan maupun kosong yang dijilid dan diberi kulit. Buku sebagai bahan ajar merupakan buku yang berisi suatu ilmu pengetahuan hasil analisis terhadap kurikulum dalam bentuk tertulis. Biasanya pendidik menggunakan buku sebagai sumber referensi ajar. Buku pelajaran berisi tentang ilmu pengetahuan yang dapat digunakan oleh peserta didik untuk belajar, buku fiksi akan berisi tentang fikiran-fikiran fiksi si penulis, dan seterusnya. Buku pelajaran hendaknya bersifat aktual menggambarkan pengetahuan kekinian.

2. HANDOUT

Handout adalah pernyataan atau gagasan yang telah disiapkan oleh pembicara. Handout biasanya dikutip dari beberapa literatur yang memiliki relevansi dengan materi yang diajarkan/ KD dan materi pokok yang harus dikuasai oleh peserta didik. Saat ini handout dapat diperoleh dengan berbagai cara, antara lain dengan cara down-load dari internet, atau menyadur dari sebuah buku.

3. MODUL

Modul adalah sebuah buku yang ditulis dengan tujuan agar peserta didik dapat belajar secara mandiri tanpa atau dengan bimbingan guru, sehingga modul berisi paling tidak tentang:

  • Petunjuk belajar (Petunjuk siswa/guru)
  • Kompetensi yang akan dicapai
  • Content atau isi materi
  • Informasi pendukung
  • Latihan-latihan
  • Petunjuk kerja, dapat berupa Lembar Kerja (LK)
  • Evaluasi
  • Balikan terhadap hasil evaluasi

Sebuah modul akan bermakna kalau peserta didik dapat dengan mudah menggunakannya. Pembelajaran dengan modul memungkinkan seorang peserta didik yang memiliki kecepatan tinggi dalam belajar akan lebih cepat menyelesaikan satu atau lebih KD dibandingkan dengan peserta didik lainnya. Dengan demikian maka modul harus menggambarkan KD yang akan dicapai oleh peserta didik, disajikan dengan menggunakan bahasa yang baik, menarik, dilengkapi dengan ilustrasi yang jelas dan tidak membingungkan.

4. LEMBAR KEGIATAN SISAWA

Lembar kegiatan siswa (student worksheet) adalah lembaran-lembaran berisi tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik. Lembar kegiatan biasanya berupa petunjuk, langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu tugas. Suatu tugas yang diperintahkan dalam lembar kegiatan harus jelas KD yang akan dicapainya. Lembar kegiatan dapat digunakan untuk mata pembelajaran apa saja.

5. BROSUR 

berfungsi sebagai bahan informasi tertulis mengenai suatu masalah yang disusun secara bersistem atau cetakan yang hanya terdiri atas beberapa halaman dan dilipat tanpa dijilid atau selebaran cetakan yang berisi keterangan singkat tetapi lengkap tentang perusahaan atau organisasi.Brosur dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar dengan syarat selama sajian brosur diturunkan dari KD yang harus dikuasai oleh siswa. Mungkin saja brosur dapat menjadi bahan ajar yang menarik, karena bentuknya yang menarik dan praktis. Agar lembaran brosur tidak terlalu banyak, maka brosur didesain hanya memuat satu KD saja. Ilustrasi dalam sebuah brosur akan menambah menarik minat peserta didik untuk menggunakannya.

REFENRENSI

https://penerbitdeepublish.com/jenis-bahan-ajar/#:~:text=Pengertian%20Bahan%20Ajar,-Dari%20beberapa%20sumber&text=Sementara%20menurut%20Direktorat%20Pembinaan%20Sekolah,tertulis%20maupun%20bahan%20tidak%20tertulis.


Senin, 25 November 2019

Aku
Aku bernama Bayu di lahirkan kedunia pada tgl 21 november bertepatan dengan bulan ramadhan, aku lahir di lingkungan sederhana dimana keluarga ku yang sangat berkecukupan. Sampai aku lahir aku selalu merasakan kebahagian yang tiada henti dari keluarga yang aku sayangi, sangat bahagia berada di tengah keluarga yang selalu membuat tertawa  dan bahagia. Mulai beranjak remaja aku mulai mengerti tentang betapa sulitnya kehidpan aku mulai berpikir bagaimana caranya tidak merepotkan keluarga yang aku sayangi terus menerus. Aku sangat hobi sekali bermain gitar bernyanyi dan sepakbola dimana hobi tersebut saya dapatkn dari bapak saya dia sangat handal bermain sepakbola yaaaa bisa jadi menurun kepada anaknya hehe, bermain gitar juga begitu menurun dari bapak saya jikalau ibi saya menurun suara nya yang sangat bagus dan merdu tetapi anaknya jelek sekali haha "bercanda" teringat masa smp yang sangat menyenangkan aku bertemu dengan teman teman yang baik dan nakal, hampir setiap harinya aku pergi bersama teman teman ku sampai terkadang di marahi orang tua ku beranjak remaja mulailah aku nakal karena pergaulan contohnya sering keluar malam tetapi aku tidak terlalu serig kenapa karena aku memikirkan keluarga ku memikirkan betapa susah payah orangtua ku menyekolahkan kan aku sebisa mungkin dalam pikiran aku tidak ingin menyusahkan mereka selamanya, dari situlah aku berhenti nakal alhamdulillah aku tidak nakal dan tidak sering keluar malam lagi. Seiring berjalannya waktu di masa sma yang penuh lika liku mulai menghadapi keras nya kenyataan hidup dimana di masa sma itu aku sudah memikirkan kemana aku akan melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi lagi  tak ada tujuan lain selain melanjutkan kuliah itu tekad ku dan menjadi sarjana setelah itu memikirkan orang tua bagaimana caranya aku bisa membahagiakan mereka bagaimana aku bisa membalas budi yang tak akan pernah bisa terbalaskan. Akhirnya aku memutuskan melanjutkan pendidikan di IAIN pontianak dimana di kampus tersebut aku mengambil prodi PAI(pendidikan agama islam) kenapa saya ingin menjadi guru karena saya ingin mengajarkan ilmu yang bermanfaat serta mengajarkan arti kebaikan kepada orang orang karena sebaik baiknya ilmu itu adalah llmu yang bermanfaat untuk orang lainnya semoga menjadi amal dan bekal pulang untuk mengahadap sang pencipata amminn.

Senin, 07 Oktober 2019

RESUME SISTEMATIKA PENULISAN SKRIPSI MAHASISWA PAI/FTIK IAIN PONTIANAK DI PERPUSTAKAAN IAIN PONTIANAK

NAMA : BAYU
NIM : 11901105
FAKULTAS/KELAS: TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN/ A

RESUME SISTEMATIKA PENULISAN SKRIPSI MAHASISWA PAI/FTIK IAIN PONTIANAK
DI PERPUSTAKAAN IAIN PONTIANAK

1. COVER/SAMPUL
    A. JUDUL
      PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG MATERI SIFAT TERPUJI MELALUI STRATEGI VIDEO SESSION PADA SISWA KELAS III DI SEKOLAH DASAR NEGERI 14 PONTIANAK KOTA TAHUN PELAJARAN 2010/2011.
    B. PENULIS
      TUTI MINARNI

2. MOTO
    '' Bertakwalah kepada Allah dimana saja engkau berada. Iringilah kesalahan dengan kebaikan, niscaya itu akan menghapus kesalahan. Dan bergaulah bersama manusia dengan akhlak yang bail''
(H.R . TARMIDZI )

3. ABSTRAK
     Peningkatan pemahaman siswa tentang materi sifat terpuji melalui strategi video session pada siswa kelas III di sekolah dasar negeri  14 Pontianak kota. Skripsi Pontianak jurusan Tarbiyahh Sekolah tinggi agama isam negeri Pontianak, 2011. Peneltian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang peningkatan pemahaman siswa tentang mencari sifat antara sebelum menggunakan strategi video session dan setelah menggunakan strategi video session pada siswa kelas III di sekolah dasar negeri 14 Pontianak kota, Pendekatan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif.

4. DAFTAR ISI
     PERSETUJUAN PEMBIMBING
     KATA PENGANTAR
     DAFTAR ISI
     DAFTAR TABEL
     DAFTAR LAMPIRAN

BAB I: PENDAHULUAN
     A. Latar belakang
     B. Identifikasi masalah
     C Pembatasan masalah
     D. Masalah dan sub masalah
     E. Tujuan peneltian
     F. Manfaat penelitian
        1. Secera teoritis
        2. Secara praktis
   
BAB II: PEMAHAMAN SISWA DAN STRATEGI VIDEO SESSIOMN
     A. Pemahaman siswa
         1. Penertian strategi pembelajaran
         2. Tolak ukur dalam mengerti pemahaman siwsa
         3. Langkah-langkah dalam meningkatkan pemahaman siswa
     B. Straegi pembelajaran video session
         1. Strategi pembelajaran
           A. Pengertian strategi pembelajaran
           B. Aspek-aspek strategi belajar-mngajar
           C. Komponen strategi belajar mengajar
          2. Strategi video session
     C. Sifat terpuji
     D. Hipotesis tindakan

BAB III: METODE PENELITIAN
     A. Pendidikan dan jenis penelitian
         1. Perencanaan
         2. Pelaksanaan
         3. Pengamatan
         4. Repleksi
     B. Variabel penelitian dan definisi operasional
         1. Variabel penelitian
         2. Definisi operasional
     C. Populasi penelitian
     D. Waktu dan tempat penelitian
         1. Waku penelitian
         2. Tempat penelitian
     E. Analisi data
         1. Reduksi data
         2. Penyajian data
         3. Verifikasi dan penarikan kesimpulan

BAB IV: GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN
     A. Gambaran lokasi penelitian
         1. Letak geografis
         2. Sejarah singat sd negeri 14 pontianak
         3. Visi misi sd negeri 114 pontianak
         4. Tenaga pengajar di sd negeri 14 pontianak
         5. Kegiatan belajar mengajar
         6. Keadaan siswa sd negeri 14 pontianak
         7. Sarana dan prasarana sd negeri 14 pontianak
     B. Analisis dan pembahasan
         1. Pra tindakan
             A. Perencanaan pra tindakan
             B. Pelaksanaan pra tindakan
             C. Hasil pengamatan (Observasi)
             D. Refleksi pra tindakan
         2. Siklus I
             A. Perencanaan siklus I
             B. Pelaksanaan tindakan siklus I
             C. Observasi siklus I
             D. Refleksi siklus II
         3. Siklus II
             A. Perencanaan siklus II
             B. Pelaksanaan tindakan siklus II
             C. Observasi siklus II
             D. Refleksi siklus II
     C. Pembahasan hasil penelitian
     D. Keterbatasa  enelitian

BAB V: PENUTUP
     A. Kesimpulan
     B. Saran
DAFTAR PUSTAKA

5. KUTIPAN
     1. Abu Ahmadi dan Widodo Supriyanto (1991:105), Mengemukakan langkah dalam meningkatkan pemahaman siswa
      A. Memperbaiki proses pembelajaran merupakan langkah awal dalamm meningkatkan proses pemahaman siswa dalam belajar
      B. Adanya kegiatan bimbingan belajar merupakan bantuan belajar yang di berikan kepada individu tertentu agar dapat mencapai tarap perkembangan dan kebahagian secaraa oftimal
      C. Penambahan waktu belajar dan mengajar feed back, merupakan umpan atau cara baik dalam belajar
      D. Motivasi belajar merupakan tujuan jiwa untuk mendorong individu untuk berkreativitas dan aktif belajar sehngga mencapai tujuan yang dii capai
(Abu Ahmadi dan Widodo Supriyanto.(1991). Belajar dan faktor yang mempengaruhinya. Sinar baru. Algesindo)

     2. Basuki Widodo (2004:15), Penelitian tindakan kelas PTK adalah suatu penelitian yang di lakukan secara sistematis reflektif terhadap berbagai aksi
(Basuki widodo. (2004), Penelitian tindakan kelas ,Jakarta: Direktorat tenaga kependidikan)

     3. Harun Rasyid (19999:53), Variabel adalah suatu konsep yang di pilih untuk di teliti dan di uji kebenarannya secera impirik
(Harun rasyid (19999). Metode penelitian bidang ilmu sosial dan agama: pontianak: STAIN)

     4. Hadari Nawawi (2003:14), Populasi adalah keseluruhan objek penelitian yang dapat terdiri dari mnusia, benda-benda, hewan dan tumuh-tumbuhan
(Hadari Nawawi (2003) Metode penelitian bidang sosial Yogyakarta. Gajah mada University Pers)

     5. Hadari Nawawi (2005), Variabel penelitian adalah aspek-aspek atau faktor-faktor yang dapat di kemukakan secara terperinci bidang sosial
(Hadari Nawawi (2005) Metode penelirian bidang sosial Yogyakarta Gajah Mada University Pers)

     6. Lexy J. Maeloeng (2005), Analisis data adalah menata data yang terkumpul dari observasi dan catatan lapangan
(Lexy J. Maeloeng (2005) Metode penelitian kualitatif Bndung: Remaja Rosdakarya)

     7. Tohirin (2006:152), Mengemukakan tiga macam pemahaman yaitu pemahaman terjemahan, pemahaman penafsiran dan pemahaman ekstrapotasi
(Tohirin (2006) Psikologi pembelajaran pendidikan agama islam, Jakarta: Pt. Rajagrafindo persada)

     8. Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain (2006:120), Daya serap terhadap pengajaran yang di ajarkan mencapai prestasi tinggi baik secara individual atau kelompok
( Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain (2006). Strategi belajar mengajar, penerbit Rineka(Ipta , Jakarta)

     9. W. Gulo (2002:1), Istilah strategi merupakan cara penggunaan seluruh kekuatan militer untuk mencapai tujuan perang dalam istilah perang
(W. Gulo (2002), Strategi belajar mengajar, Jakarta: Pt. Grasindo)

     10. Qemar Hamalik (1990:2), Strategi belajar mengajar adalah berdasarkan pengalaman diri sendiri atay pengalaman dalam bentuk permainan dan stimulasi
(Qemar Hamalik (1990), Psikologi belajar dan mengajar, bandung: Sinar baru Al gesindo)

6. DAFTAR PUSTAKA
     1.(Abu Ahmadi dan Widodo Supriyanto.(1991). Belajar dan faktor yang mempengaruhinya. Sinar baru. Algesindo)
    2. (Basuki widodo. (2004), Penelitian tindakan kelas ,Jakarta: Direktorat tenaga kependidikan)
    3. (Harun rasyid (19999). Metode penelitian bidang ilmu sosial dan agama: pontianak: STAIN)
    4. (Hadari Nawawi (2003) Metode penelitian bidang sosial Yogyakarta. Gajah mada University Pers ) 
    5. (Hadari Nawawi (2005) Metode penelirian bidang sosial Yogyakarta Gajah Mada University Pers)
    6. (Lexy J. Maeloeng (2005) Metode penelitian kualitatif Bndung: Remaja Rosdakarya)
    7. (Tohirin (2006) Psikologi pembelajaran pendidikan agama islam, Jakarta: Pt. Rajagrafindo persada)
    8. ( Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain (2006). Strategi belajar mengajar, penerbit Rineka(Ipta , Jakarta)
    9. (W. Gulo (2002), Strategi belajar mengajar, Jakarta: Pt. Grasindo)
   10. (Qemar Hamalik (1990), Psikologi belajar dan mengajar, bandung: Sinar baru Al gesindo)

1


2

3


4



Jumat, 04 Oktober 2019

OBSERVASI

B.INDONESIA
Nama : Bayu
Nim : 11901105
Prodi/Kelas : Pendidikan Agama Islam/A
Fakultas : Tarbiyah dan Ilmu Keguruan 


. Alamat/tempat penganbilan poto: Jalan tani makmur no, 2A pontianak
. Waktu: 10/1/19 13:00:15
. Analisis:
1. Kata ''Dan" itu seharusnya dan menggunakan d kecil dalam eyd 
2. Dalam penuisan poster kata ''Jl'' itu seharusnya tidak disingkat harus jalan 
.Sumber: https://www.Rajaaqiqahpontianak.com


. Alamat/tempat penganbilan poto: Jalan jendral suprapto 
. Waktu: 10/1/19 13:25:01
. Analisis: Menurut saya setelah saya analisis dari EYD kata kata nya sudah benar
. Sumber: -

. Alamat/tempat penganbilan poto: Jalan gusti lelanang halamat otmil militer
. Waktu: 10/1/19 13:27:10
. Analisis: Menurut saya setelah saya analisis dari EYD kata katanya sudah benar
. Sumber: -
. Alamat/tempat penganbilan poto: Jalan karya sosial kota batu
. Waktu: 10/1/19 15:22:00
. Analisis: Menurut saya setelah saya analisis dari EYD kata katanya sudah benar


. Alamat/tempat penganbilan poto:  Jalan sultan abdurahman
. Waktu: 10/2/19 10:21:34
. Analisis: Menurut saya setelah saya analisis dari EYD kata katanya sudah benar
.Sumber: -

. Alamat/tempat penganbilan poto: Jalan danau sentarum, kota baru ruko No,123-pontianak
. Waktu: 10/2/19 10:30:09
. Analisis: Kata ''jln'' seharsnya tidak di singkat seharusnya jalan
.Sumber: -

. Alamat/tempat penganbilan poto: Jalan danau sentarum
. Waktu: 10/2/19 13:03:05
. Analisis: Menurut saya setelah saya analisis dari EYD kata katanya sudah benar
.Sumber: -

. Alamat/tempat penganbilan poto: Jalan H.M.SUWIGNYO NO.63 A
. Waktu: 10/2/19 13:45:05
. Analisis: Kata ''Jl'' seharusnya tidak di singkat seharusnya jalan
.Sumber: Http//facebookfamilyloundri


. Alamat/tempat penganbilan poto: Jalan letjen suprapto/Ian Pontianak
. Waktu: 10/2/19 10:00:04
. Analisis: Menurut saya setelah saya analisis dari EYD kata katanya sudah benar
.Sumber: -

. Alamat/tempat penganbilan poto: Jalan swignyo no.9
. Waktu: 10/2/19 10:30:09
. Analisis: Kata ''jln'' seharsnya tidak di singkat seharusnya jalan
.Sumber: -